wpSaya kembali lagi dengan berbagai pernak pernik kode wordpress. Beberapa tips akan saya bagi kepada anda dalam membuat sendiri kode untuk theme wordpress. Saya rasa ini penting jika ingin meningkatkan performa situs melalui sedikit trik di theme yang anda pakai. Oh, mungkin ini juga bisa anda terapkan ke theme yang di share secara gratisan. Optimalkanlah.. Silahkan saja, mereka memang membuka lisensinya untuk diedit kok.
1. Usahakan sesedikit mungkin menggunakan kode php, beralihlah ke html nan simpel.
Contoh sederhananya, lihatnya skrip footer ini..
footer
ada pemanggilan beberapa bloginfo() dan get_num_queries(), sebenarnya tidak terlalu bermasalah jika akses ke server anda cepat, tapi alangkah indahnya jika tidak perlu mengakses fungsi php itu. ganti saja dengan alamat blog anda.

2. Optimasi gambar theme.
Seringnya, theme bawaan gambarnya memang indah (di header, dan beberapa gambar lainnya sebagai background) tapi kadang theme indah hanya akan berefek jika koneksi anda stabil, tapi jika koneksi anda seperti jalannya kura-kura, saya sarankan untuk menonaktifkannya. Percuma, keindahannya akan tertutup oleh umpatan teman-teman anda mengenai lambatnya situs anda.

3. Penggunaan THELOOP.PHP
THELOOP.PHP adalah file yang meringkas penggunaan file yang mengatur body, seperti SINGLE.PHP, INDEX.PHP, ARCHIVE.PHP, SEARCH.PHP, PAGE.PHP, 404.PHP, dan ARCHIVES.PHP.
Lihatlah skrip di INDEX.PHP ini, simpel dan indah bukan?
theloop
Ini berlaku untuk 7 file yang lain.
Kemudian anda cukup mengatur semua body di THELOOP.PHP dengan mendefinisikan satu persatu untuk penampilan masing-masing file, dengan skrip conditional statement standar dari wordpress seperti berikut:
if (is_single()) {....};
if (is index()) {...};
if (is_archive()) {...};

dll
dengan THELOOP.PHP anda juga menghemat waktu untuk merubah sedikit penampilan karena hanya perlu mengedit satu file saja.
Tentu besar kecilnya file theme akan mempengaruhi kecepatan web anda. Setuju?

4. Optimasi Widget
Pada dasarnya saya kurang suka dengan widget. Mungkin ini pendapat pribadi saya, tapi menurut saya widget itu membutuhkan waktu untuk di-load dari pada kode php yang tersemat di dalam sidebar. Maka saya lebih suka membongkar kode dari widget, dan memasangnya pada sidebar saya. Sehingga, tanpa perlu saya aktifkan plugin widget, saya sudah memilikinya di sidebar.

5. Optimalkan javascript
pada dasarnya javascript membentuk situs web agar menjadi menarik dan indah, fungsi-fungsi javascript indah misalnya seperti dropdown menu, movable sidebar, quick search, ajax comment, dan lain-lain. Saya akui itu indah. Saya dulu juga menggunakannya, tapi itu akan berakibat akses yang sangat lambat. Jadi saran saya, optimalkan javascript anda. Gunakan seperlunya, jika tidak perlu, buang saja.

Sebuah plugin menarik di wordpress adalah Footer JavaScript. Plugin ini membuat semua link javascript berpindah dari Header ke Footer. Intinya adalah pengeksekusian javascript di belakang. LOAD SEMUA STYLE BARU KEMUDIAN JAVASCRIPTNYA.

6. Optimalkan CSS
kode CSS berikut:
padding-right:10px;
padding-left:7px;
padding-bottom:4px;
padding-top:17px;

mungkin terkesan aneh, tapi nyata, dalam segi komposisi kode berikut kadang ikut menyertai terbentuknya posisi yang pas. Tapi dari segi file tentu akan membengkak jika ada lebih dari satu elemen yang terdefinisi seperti itu..
Akan lebih indah jika kodenya diubah menjadi:
padding:17px 10px 4px 7px;
Sama saja kok, kode ini standar W3C juga kok.

Jadi, dengan mengurangi penggunaan fungsi php, optimasi gambar, penggunaan theloop.php, pengoptimalan javascript dan css akan mengurangi ukuran file theme anda, yang tentu saja akan memudahkan pengunjung anda akan pengaksesan web.
Sekian.



No Responses Yet to “Tips Untuk Theme WordPress”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply